Jumat, 11 September 2020

Kehidupan zaman pra aksara

   

                                     Ciri-ciri Kehidupan Manusia Praaksara

 

Manusia adalah makhluk yang paling sempurna. Meskipun masih primitif, akan tetapi ia dilengkapi dengan akan pikiran sehingga manusia dapat memikirkan cara-cara untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Demikian juga dengan manusia praaksara, ia mampu mengatasi kesulitan dan tantangan alam dengan memanfaatkan benda-benda yang ada disekitarnya.

Berdasarkan kemampuan teknologisnya, yang didasarkan pada alat-alat yang ditinggalkannya, periodisasi masyarakat praaksara Indonesia dapat dirinci menjadi

1. Zaman batu yang meliputi: palaeolithikummesozoikum, dan neolitikum.

2. Zaman logam yang meliputi: zaman tembaga, perunggu dan besi.

 

Zaman batu merupakan suatu periode dimana peralatan manusia pada saat itu dibuat dari batu. Dengan kemampuan yang terbatas manusia praaksara memanfaatkan batu untuk membantu mengatasi tantangan alam. Batu mereka manfaatkan untuk membuat kapak, pisau dan alat-alat lain yang menunjang kehidupan mereka pada saat itu. Sedangkan zaman logam merupakan suatu periode dimana manusia praaksara telah mengenal logam dan memanfaatkannya sebagai bahan untuk membuat alat-alat dan perkakas yang dibutuhkannya. Untuk lebih jelasnya marilah kita membahas masing-masing periode perkembangan manusia praaksara tersebut.

 

1. Zaman Palaeolithikum

 

Zaman palaeolithikum atau zaman batu tua merupakan zaman dimana peralatan manusia prasejarah dibuat dari batu yang cara pengerjaannya masih sangat kasar. Zaman ini berlangsung pada zaman pleistosen yang berlangsung kira-kira 600.000 tahun lamanya.

Pada saat itu manusia praaksara kehidupannya masih sangat sederhana. Mereka hidup berkelompok dengan anggota kelompok sebanyak 10-15 orang. Mereka sudah mengenal api, meskipun baru dimanfaatkan sebagai senjata untuk menghadapi makhluk hidup lain, atau untuk menakuti binatang buruan.

Manusia praaksara pada zaman palaeolithikum ini mendapatkan bahan makanan dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan dengan memungut langsung dari alam (food gathering). Mereka sangat tergantung dengan persediaan makanan dari alam karena mereka belum mampu memproduksi makanan. Oleh karenanya mereka selalu berpindah pindah tempat (nomaden) mengikuti musim makanan. Apabila makanan di tempat mereka habis, maka mereka akan pindah ke tempat lain yang persediaan makanannya masih mencukupi.

Biasanya manusia purba hidup di dalam gua atau di pinggir sungai dengan tujuan utama untuk mempermudah dalam pencarian makanan. Sungai merupakan tempat yang paling memungkinkan untuk mendapatkan ikan. Sedangkan gua dapat mereka manfaatkan sebagai tempat untuk melindungi diri dari cuaca panas, hujan dan serangan dari binatang buas.

 

 

2. Zaman Mesolithikum

 

Zaman mesolithikum atau zaman batu tengah merupakan zaman peralihan dari zaman palaeolithikum menuju ke zaman neolithikum. Pada zaman ini kehidupan manusia praaksara belum banyak mengalami perubahan. Alat-alat yang dihasilkan masih terlihat kasar meskipun telah ada upaya untuk memper-halus dan mengasahnya.agar kelihatan lebih indah.

Pada masa ini manusia mulai hidup menetap dengan membuat rumah panggung di tepi pantai atau tinggal di dalam gua dan ceruk-ceruk batu padas. Manusia prasejarah juga mulai bercocok tanam dan telah terlihat mulai mengatur masyarakatnya. Mereka melakukan pembagian pekerjaan dimana kaum laki-laki berburu, sedangkan kaum wanita mengurusi anak dan membuat kerajinan berupa anyaman dan keranjang.

Manusia praaksara juga mulai mengenal kesenian. Di dalam sebuah gua di Maros (Sulawesi Selatan) ditemukan tapak tangan berwarna merah dan gambar babi hutan yang oleh para ahli diyakini sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat prasejarah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kebudayaan mesolithikum dapat dikategorikan dalam dua unit budaya yaitu

 

3. Zaman Neolithikum

Zaman neolithikum atau zaman batu muda merupakan revolusi dalam kehidupan manusia praaksara. Hal ini terkait dengan pemikiran mereka untuk tidak menggantungkan diri dengan alam dan mulai berusaha untuk menghasilkan makanan sendiri (food producing) dengan cara bercocok tanam. Di samping bercocok tanam manusia praaksara juga mulai beternak sapi dan kuda yang diambil dagingnya untuk dikonsumsi.

Manusia praaksara juga telah hidup dengan menetap (sedenter). Mereka membangun rumah-rumah dalam kelompok-kelompok yang mendiami suatu wilayah tertentu. Peralatan yang digunakan juga telah diasah dengan halus sehingga kelihatannya lebih indah. Kebudayaan mereka juga telah mengalami kemajuan yang ditunjukkan dengan kemampuan mereka menghasilkan gerabah dan tenunan. Pola hidup menetap yang mereka jalani menghasilkan kebudayaan yang lebih maju, karena mereka mempunyai waktu luang untuk memikirkan kehidupannya.

 

4. Zaman Megalithikum

Zaman megalithikum atau zaman batu besar adalah suatu kebudayaan yang berkaitan dengan kehidupan religius manusia praaksara. Zaman megalithikum sejalan dengan zaman neolithikum karenanya lebih tepat bila disebut dengan kebudayaan megalithikum. Zaman megalithikum terbagi dalam dua fase pencapaian. Fase pertama terkait dengan alat-alat upacara, sedangkan fase kedua terkait dengan upacara penguburan. Kebudayaan megalithikum menghasilkan alat-alat antara lain:

 

1.    Menhir yaitu tugu batu yang dibuat dengan tujuan untuk menghormati roh nenek   

moyang.

2.    Dolmen yaitu meja batu dimana kakinya berupa tugu batu (menhir). Biasanya meja batu ini digunakan untuk meletakkan sesaji. Kadang-kadang dibawah dolmen adalah sebuah kuburan, sehingga orang sering menganggapnya sebagai peti kubur.

3.    Peti kubur yaitu potongan batu yang disusun menjadi sebuah peti yang digunakan untuk meletakkan jenazah.

4.    Sarkofagus yaitu keranda dari batu utuh (monolith)yang dianggap memiliki kekuatan magis.

5.    Waruga adalah peti kubur yang berbentuk kubus atau bulat.

6.    Punden berundak yaitu sebuah bangunan yang digunakan untuk sesaji yang merupakan bentuk dasar dari bangunan candi.


Sebelum menjawab pertanyaan... jangan lupa shalat dhuha terlebih dahulu 

Pertanyaan:

1.    Apa yang dimaksud dengan kepercayaan dinamisme, animisme dan totemisme?

2.    Mengapa manusia pra aksara pada masa itu hidup berburu dan meramu?

#tulis jawaban di kolom komentar sebutkan nama dan kelas!

45 komentar:

  1. Galih Egi Sandi
    X IPA 1
    Jawaban
    1. a, dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup
    b, Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda
    c, Totenisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural

    2. Untuk bertahan hidup

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Shofiyyah nur aziza
    X IPA 1
    Dinamisme adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    Animisme adalah kepercayaan kepada mahluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula mula muncul dikalangan manusia primitf(purba).

    Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan di puja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.karena pada masa itu mereka belum mengenal cara mengelola tanaman,mengelola bahan makanan dengan baik dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  4. Indi Ananda Nazwa
    X IPA 1

    1. Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai
    tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau
    kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup .

    Animisme adalah tahap kelanjutan dari kepercayaan terhadap roh
    nenek moyang .

    Totenisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural .

    2.Karena kehidupan mereka berpindah-pindah dan sangat tergantung
    dengan alam .

    BalasHapus
  5. nisrina amalia putri X IPA 1
    1).animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.
    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.
    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.
    2). karna pada masa itu mereka belum tau tentang mengelola tanaman dan mereka hidup berpindah pindah dan sangat berkegantungan dengan alam.

    BalasHapus
  6. Sultan Aznam Hossen
    X IPA 1

    1)-Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia.
    -Anisme adalah tahap kelanjutan dari kepercayaan roh nenek moyang.
    -Totenisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2)Karena pada masa itu mereka belum tau bagaimana cara mengelola tanam-tanaman dan mereka sering berpindah-pindah dan sangat ketergantungan dengan alam.

    BalasHapus
  7. Rafiq Labib
    X IPA 1
    1.#dinamisme adalah kepercayaan terhadap benda bendar tertentu yang
    memiliki kekuatan gaib.
    #Animisme adalah kepercayaan terhadap roh.
    #totemisme adalah pemujaan terhadap binatang yang memiliki
    kekuatan magis.
    2. karena manusia pada zaman itu sangat bergantung dengan alam.

    BalasHapus
  8. Zahwa natasya hamzah
    X IPA 1
    1. animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.Cara hidup dengan mengumpulkan makanan itu dikenal dengan sebutan food gathering. Jadi, bahan makanan yang dikumpulkan itu tidak dimasak terlebih dahulu karena mereka belum mengenal memasak. Sesuai dengan cara hidupnya, manusia purba akan senantiasa berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Mereka meninggalkan tempat jika bahan makanan ditempat tersebut habis.

    Kehidupan manusia purba pada waktu itu juga seringHidup Berkelompok, mereka bergerombol di tempat-tempat yang tersedia banyak bahan makanan dan airnya.

    BalasHapus
  9. Nama : Mutiara Khairunnisa
    Kelas: X IPA 1
    Jawaban:

    1. •Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.
    •Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.
    •Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi, ular, dan harimau.

    2. Karena pada masa itu, manusia praaksara mempunyai ketergantungan yang besar terhadap apa yang disediakan oleh alam untuk bertahan hidup.

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. citra rahmadani X IPA 1
    1. -dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.
    - animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.
    - totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.
    2.Manusia purba hidup secara nomaden karena adanya ketergantungan pada bahan makanan yang tersedia.

    BalasHapus
  12. Assalammu'alaikum wr.wb pak
    Nama: Dwi Alvina Damayanti
    Kelas: X IPA 1

    Jawaba:
    1. Animisme= Kepercayaan terhadap roh
    yang mendiami sebuah benda.

    Dinamisme= Kepercayaan bahwa segala
    sesuatu mempunyai tenaga atau
    kekuatan yang dapat mempengaruhi
    keberhasilan atau kegagalan usaha
    dalam mempertahankan hidup.

    Totemisme= Kepercayaan bahwa hewan
    tertentu di anggap suci dan di puja
    karena memiliki kekuatan
    supranatural.

    2.Cara hidup dengan mengumpulkan makanan itu dikenal dengan sebutan food gathering. Jadi, bahan makanan yang dikumpulkan itu tidak dimasak terlebih dahulu karena mereka belum mengenal memasak. Sesuai dengan cara hidupnya, manusia purba akan senantiasa berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Mereka meninggalkan tempat jika bahan makanan ditempat tersebut habis.

    Kehidupan manusia purba pada waktu itu juga seringHidup Berkelompok, mereka bergerombol di tempat-tempat yang tersedia banyak bahan makanan dan airnya.

    BalasHapus
  13. M.azmi zakya Yusuf
    X IPA 1

    1.)Dinamisme (dalam kaitan agama dan kepercayaan) adalah pemujaan terhadap roh nenek moyang yang telah meninggal menetap di tempat-tempat tertentu, seperti pohon-pohon besar. Arwah nenek moyang itu sering dimintai tolong untuk urusan mereka.

    Animisme (dari bahasa Latin anima atau "roh") adalah kepercayaan kepada makhluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula-mula muncul di kalangan manusia primitif (purba). ... Pada agama Hindu dan Buddha juga terdapat konsep Hukum karma yang berbeda dengan kepercayaan animisme ini.

    Totemisme adalah istilah menunjuk pada suatu kepercayaan atau agama yang hidup pada sebuah komunitas atau organisasi yang mempercayai adanya daya atau sifat ilahi yang dikandung sebuah benda atau makhluk hidup selain manusia.

    2.) Dalam penemuan pertamanya ditemukan fosil yang diperkirakan sebagai gigi geraham dari Pithecanthropus Erectus. Pithecanthropus Erectus ini dikatakan telah hidup pada 1 – 2 juta tahun yang lalu. Berbeda dengan Meganthropus Palaeojavanicus, manusia purba jenis ini mempunyai ciri-ciri tersendiri.

    BalasHapus
  14. Nama : Rizky novitha ayu wardani
    Kelas : X IPA 1

    1. Animisme

    Manusia purba percaya setiap orang yang meninggal akan menjadi roh yang kemudian berpengaruh pada kehidupan di dunia. Pada kepercayaan animisme, manusia purba percaya terhadap roh yang mendiami semua benda. Mereka juga memercayai adanya roh di luar roh manusia yang dapat berbuat jahat dan berbuat baik. Roh-roh itu mendiami semua benda, misalnya danau, pohon, dan sebagainya.

    2. Dinamisme

    Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu punya tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris, patung, gunung, pohon besar, dll. Untuk mendapatkan pertolongan kekuatan gaib tersebut, mereka melakukan upacara pemberian sesaji, atau ritual lainnya.

    c. Totemisme

    Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci misalnya sapi, ular, dan harimau.

    BalasHapus
  15. Nama : Nova Aprilia
    Kelas: X IPA 1
    Jawabannya :
    1. animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.Cara hidup dengan mengumpulkan makanan itu dikenal dengan sebutan food gathering. Jadi, bahan makanan yang dikumpulkan itu tidak dimasak terlebih dahulu karena mereka belum mengenal memasak. Sesuai dengan cara hidupnya, manusia purba akan senantiasa berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Mereka meninggalkan tempat jika bahan makanan ditempat tersebut habis.

    Kehidupan manusia purba pada waktu itu juga seringHidup Berkelompok, mereka bergerombol di tempat-tempat yang tersedia banyak bahan makanan dan airnya.

    BalasHapus
  16. Nama : Adilla via bangsawan
    Kelas:X IPA 1
    1.animisme:kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    dinamisme:kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    totemisme:kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.
    2.karena pada masa itu mereka belom mengenal cara mengelola tanaman, mengolah bahan makanan dengan baik, dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  17. Nama : Zyea Sabita Salma
    Kelas: X IPA 1

    Jawab:
    1) a.Dinamisme
    Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris, patung, gunung, pohon besar, dll. Untuk mendapatkan pertolongan kekuatan gaib tersebut, mereka melakukan upacara pemberian sesaji, atau ritual lainnya.

    b. Animisme
    Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda. Manusia purba percaya bahwa roh nenek moyang masih berpengaruh terhadap kehidupan di dunia. Mereka juga memercayai adanya roh di luar roh manusia yang dapat berbuat jahat dan berbuat baik. Roh-roh itu mendiami semua benda, misalnya pohon, batu, gunung, dsb. Agar mereka tidak diganggu roh jahat, mereka memberikan sesaji kepada roh-roh tersebut.

    c.Totemisme
    Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi, ular, dan harimau.


    2.) Cara hidup dengan mengumpulkan makanan itu dikenal dengan sebutan food gathering. Jadi, bahan makanan yang dikumpulkan itu tidak dimasak terlebih dahulu karena mereka belum mengenal memasak. Sesuai dengan cara hidupnya, manusia purba akan senantiasa berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Mereka meninggalkan tempat jika bahan makanan ditempat tersebut habis.

    Kehidupan manusia purba pada waktu itu juga seringHidup Berkelompok, mereka bergerombol di tempat-tempat yang tersedia banyak bahan makanan dan airnya.
    Hal ini dilakukan sebagai cara untuk bertahan hidup.

    BalasHapus
  18. Mareta Agnesa Riama
    X IPA 1

    1). Animisme

    Animisme adalah tahap kelanjutan dari kepercayaan terhadap roh nenek moyang. Mereka mulai memahami sebab-sebab gejala alam yang terjadi. Setelah mengetahui fenomena sebab gejala alam yang terjadi, mereka kemudian mencari pemecahan masalah atas fenomena tersebut. Nah, atas dasar perkembangan berfikirnya itu, manusia purba menganggap penyebab terjadinya fenomena-fenomena tersebut adalah roh, sebagai penentu dan pengatur alam semesta. Agar manusia purba itu dapat beraktifitas dengan tenang dan aman, mereka melakukan ritual pembacaan doa, pemberian sesaji, bahkan korban.

    2). Dinamisme

    Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris, patung, gunung, pohon besar, dll. Untuk mendapatkan pertolongan kekuatan gaib tersebut, mereka melakukan upacara pemberian sesaji, atau ritual lainnya.

    3) Totemisme

    Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi, ular, dan harimau.

    2.Karena pada masa itu mereka belom mengenal cara mengelola makanan,mengolah bahan makanan dengan baik,dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan

    BalasHapus
  19. Chitra Pinasvita Maharani
    X IPA 1
    Jawab:
    animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    Cara hidup dengan mengumpulkan makanan itu dikenal dengan sebutan food gathering. Jadi, bahan makanan yang dikumpulkan itu tidak dimasak terlebih dahulu karena mereka belum mengenal memasak. Sesuai dengan cara hidupnya, manusia purba akan senantiasa berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Mereka meninggalkan tempat jika bahan makanan ditempat tersebut habis.

    Kehidupan manusia purba pada waktu itu juga seringHidup Berkelompok, mereka bergerombol di tempat-tempat yang tersedia banyak bahan makanan dan airnya.

    BalasHapus
  20. M Rangga Adi Darmansah
    X IPA 1

    1. dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.karena pada masa itu mereka belom mengenal cara mengelola tanaman, mengolah bahan makanan dengan baik, dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  21. firza ariandini
    X IPA 1

    1.••dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.
    ••animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.
    ••totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi, ular, dan harimau.

    2. karena pada masa itu, manusia praaksara mempunyai ketergantungan yang besar terhadap apa yang disediakan oleh alam untuk bertahan hidup.

    BalasHapus
  22. Novela Tri Wulandari
    X IPA 1

    Jawaban:
    1.Animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.


    2.Karna pada masa itu mereka blm mengenal cara bercocok tanam dan untuk bertahan hidup mereka hanya bergantung kpda alam

    BalasHapus
  23. Nama : Ulya Chairun Nissa
    Kelas : X IPA 1

    1. •Dinamisme : Kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    •Animisme : Kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    •Totemisme : Kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2. Karena pada masa itu mereka belum mengenal cara bercocok tanam dan untuk bertahan hidup mereka hanya bergantung kepada alam.

    BalasHapus
  24. Nama: Dhita Octarina
    Kelas: X IPA 5

    1. ~Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.
    ~ Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.
    ~ Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi, ular, dan harimau.

    2. Karena pada masa itu, manusia praaksara mempunyai ketergantungan yang besar terhadap apa yang disediakan oleh alam untuk bertahan hidup

    BalasHapus
  25. Nama : Faisa Ananta Widya
    Kelas : X ipa 5

    1. dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.karena pada masa itu mereka belom mengenal cara mengelola tanaman, mengolah bahan makanan dengan baik, dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  26. Tristia Mei Rinanda
    X IPA 5

    1). Animisme

    Animisme adalah tahap kelanjutan dari kepercayaan terhadap roh nenek moyang.

    2). Dinamisme

    Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris, patung, gunung, pohon besar, dll.

    3) Totemisme

    Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi, ular, dan harimau.

    2.Karena pada masa itu mereka belom mengenal cara mengelola makanan,mengolah bahan makanan dengan baik,dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan

    BalasHapus
  27. Nama:Alan saputra
    Kls10Ipa 5



    1)Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia.
    -Anisme adalah tahap kelanjutan dari kepercayaan roh nenek moyang.
    -Totenisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2)Karena pada masa itu mereka belum tau bagaimana cara mengelola tanam-tanaman dan mereka sering berpindah-pindah dan sangat ketergantungan dengan alam.

    BalasHapus
  28. Nama: Natasyah Amanda Novi Syahfitri
    Kelas: X IPA 5
    Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.
    b. Dinamisme
    Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau
    kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.
    c. Totemisme
    Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja
    karena memiliki kekuatan supranatural.

    BalasHapus
  29. Nama:Nana Marsanda
    Kelas:X IPA 5

    1.A.Dinamisme adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    B.Animisme adalah kepercayaan kepada mahluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula mula muncul dikalangan manusia primitf(purba).

    C.Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan di puja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.karena pada masa itu mereka belum mengenal cara mengelola tanaman,mengelola bahan makanan dengan baik dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  30. Azianisa Eka Al Yhasa
    X IPA 5

    •Dinamisme adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    •Animisme adalah kepercayaan kepada mahluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula mula muncul dikalangan manusia primitf(purba).

    •Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan di puja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.karena pada masa itu mereka belum mengenal cara mengelola tanaman,mengelola bahan makanan dengan baik dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  31. Cantika
    X IPA 5

    1.) ▪︎ Dinamisme : Kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    ▪︎ Animisme : Kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    ▪︎ Totemisme : Kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.) Karena pada masa itu mereka belum mengenal cara bercocok tanam dan untuk bertahan hidup mereka hanya bergantung kepada alam.

    BalasHapus
  32. M.Steven Aditya Maryono
    X IPA 5
    Dinamisme adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    Animisme adalah kepercayaan kepada mahluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula mula muncul dikalangan manusia primitf(purba).

    Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan di puja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.karena pada masa itu mereka belum mengenal cara mengelola tanaman,mengelola bahan makanan dengan baik dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  33. Nama: mutiara ajeng pratiwi
    Kelas: X ipa 5

    Jawaban:
    1. •dinamisme adalah kepercayaan dan pemujaan akan bahwa benda benda yang ditempati oleh roh atau makhluk halus
    •animisme adalah kepercayaan akan adanya roh atau makhluk halus
    •totemisme adalah kepercayaan adanya daya atau kekuatan yang dikandung sebuah benda atau makhluk hidup selain manusia (seperti hewan)

    2. Karena pada masa awal kehidupan manusia praaksara mereka belum mengenal bercocok tanam sehingga mereka hidup secara sederhana yakni dengan cara memanfaatkan segala sesuatu yang ada pada alam

    BalasHapus
  34. Nama: fitria nuraini
    Kelas: X IPA 1

    1. animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural

    2. Pada masa ini, manusia hidup di alam terbuka bersama hewan dan tumbuhan. Pada masa berburu dan mengumpulkan makanan, manusia hidup secara nomaden atau berpindah-pindah tempat.

    BalasHapus
  35. Amanda Intan Nuraini
    X IPA 5

    1) •Dinamisme adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    •Animisme adalah kepercayaan kepada mahluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula mula muncul dikalangan manusia primitf(purba).

    •Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan di puja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2) karena pada masa itu mereka belum mengenal cara mengelola tanaman,mengelola bahan makanan dengan baik dan masih sangat bergantung hidup langsung pada sumber daya alam dan hewan buruan.

    BalasHapus
  36. Chintia indri audina
    X ipa 5

    1. Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.

    Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.


    2.Karena Pada masa awal kehidupan manusia purba hidup secara sederhana yakni dengan cara memanfaatkan segala sesuatu yang ada pada alam.

    BalasHapus
  37. Nama : Deva Rifal Adhari
    Kelas :X IPA 5


    Jawaba:
    1. Animisme= Kepercayaan terhadap roh
    yang mendiami sebuah benda.

    Dinamisme= Kepercayaan bahwa segala
    sesuatu mempunyai tenaga atau
    kekuatan yang dapat mempengaruhi
    keberhasilan atau kegagalan usaha
    dalam mempertahankan hidup.

    Totemisme= Kepercayaan bahwa hewan
    tertentu di anggap suci dan di puja
    karena memiliki kekuatan
    supranatural.

    2.Cara hidup dengan mengumpulkan makanan itu dikenal dengan sebutan food gathering. Jadi, bahan makanan yang dikumpulkan itu tidak dimasak terlebih dahulu karena mereka belum mengenal memasak. Sesuai dengan cara hidupnya, manusia purba akan senantiasa berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Mereka meninggalkan tempat jika bahan makanan ditempat tersebut habis.

    Kehidupan manusia purba pada waktu itu juga seringHidup Berkelompok, mereka bergerombol di tempat-tempat yang tersedia banyak bahan makanan dan airnya.

    BalasHapus
  38. M. Dany Nurdin
    X IPA 5

    1. Dinamisme: adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai
    tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau
    kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.

    Animisme: adalah tahap kelanjutan dari kepercayaan terhadap roh
    nenek moyang.

    Totenisme: adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2. Karena pada jaman dahulu teknologi belum secanggih sekarang.

    BalasHapus
  39. Lidia Nabela
    X IPA 5
    1)-Animisme adalah kepercayaan kepada mahluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula mula muncul dikalangan manusia primitf(purba).
    -2).Dinamisme adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.
    -Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan di puja karena memiliki kekuatan supranatural.
    2).Karena pada masa itu, manusia praaksara mempunyai ketergantungan yang besar terhadap apa yang disediakan oleh alam untuk bertahan hidup.

    BalasHapus
  40. Benardy Fatih Wicaksono
    X IPA 5
    1. Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai
    tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau
    kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup .

    Animisme adalah tahap kelanjutan dari kepercayaan terhadap roh
    nenek moyang .

    Totenisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural .

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2. Karena manusia praakasara bertahan hidup bergantung dengan alam

      Hapus
  41. Rafa Muhammad Rayhan
    X IPA 5
    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.Untuk bertahan hidup

    BalasHapus
  42. R dia permatasari
    X IPA 5

    1.-dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    -animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    -totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.


    2.Karena pada masa awal kehidupan manusia praaksara mereka belum mengenal bercocok tanam sehingga mereka hidup secara sederhana yakni dengan cara memanfaatkan segala sesuatu yang ada pada alam.

    BalasHapus
  43. Ayu nabila febyana
    X ipa 5
    1.-dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.
    -animisme=kepercayaan dengan suatu roh yg mendiami suatu benda
    -totomisme=keercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuji karna memiliki kekuatan supranatural

    2.karna pada masa awal kehidupan manisia praaksara mereka belum mengenal bercocok tanam sehingga mereka hidup secada sederhana yakni dengan cara memanfaatkan segala sesuatu tang ada pada alam

    BalasHapus
  44. Nensi ervila putri
    x ipa 5


    1. animisme=kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda.

    dinamisme=kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha dalam mempertahankan hidup.

    totemisme=kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural.

    2.Cara hidup dengan mengumpulkan makanan itu dikenal dengan sebutan food gathering. Jadi, bahan makanan yang dikumpulkan itu tidak dimasak terlebih dahulu karena mereka belum mengenal memasak. Sesuai dengan cara hidupnya, manusia purba akan senantiasa berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Mereka meninggalkan tempat jika bahan makanan ditempat tersebut habis.

    Kehidupan manusia purba pada waktu itu juga seringHidup Berkelompok, mereka bergerombol di tempat-tempat yang tersedia banyak bahan makanan dan airnya.

    BalasHapus